Mahasiswa Merah UNJA Tegas Dukung Perjuangan Buruh

Mahasiswa Merah UNJA Tegas Dukung Perjuangan Buruh
Mahasiswa Merah UNJA Tegas Dukung Perjuangan Buruh. Dok. dradio.id

DRADIO.ID – Mahasiswa Merah Universitas Jambi (UNJA) memperingati Hari Buruh Internasional dengan melaksanakan kegiatan diskusi yang mengangkat tema “Sejarah May Day Serta Kondisi Buruh Indonesia Saat Ini”. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 2 Mei 2024 bertempat di lapangan BAAKPSI, Kampus Pinang Masak Universitas Jambi, Jambi.

Diskusi tersebut bertujuan untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan buruh serta mengkaji kondisi buruh di Indonesia pada masa kini. Bukan hanya sekumpulan mahasiswa saja, kegiatan ini juga melibatkan pemantik diskusi dari berbagai pihak, termasuk Dosen dari Fakultas Hukum UNJA, Wakil Ketua Partai Buruh Provinsi Jambi, dan Ketua Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi (LMND) Jambi.

Kehadiran pihak-pihak ini merupakan peran yang dianggap sangat dekat dengan kehidupan para buruh, serta melihat langsung bagaimana perjuangan buruh. Kemudian, diharapkan akan memberikan wawasan yang komprehensif mengenai isu-isu yang dihadapi oleh buruh saat ini.

“Satu Mei diperingati sebagai Hari Buruh Internasional. terutama kita fokus di Indonesia hari ini kita sangat prihatin dengan keadaan buruh dan banyak stigma di lapangan, bahkan pekerja tidak mau mengaku sebagai buruh karena track record (rekam jejak) nama buruh selalu dianggap kurang baik,” ungkap Bibi, salah seorang peserta yang ikut berdiskusi kegiatan ini.

Kegiatan ini juga merupakan bentuk partisipasi mahasiswa sebagai peran sosial kontrol atau penyambung lidah untuk terus menyuarakan hak-hak buruh. Dalam era di mana tantangan terhadap kesejahteraan buruh semakin kompleks, kehadiran mahasiswa dalam menyuarakan isu-isu ini menjadi penting sebagai bentuk upaya memperjuangkan keadilan sosial.

“Mahasiswa harus peka melihat keadaan buruh hari ini, karena mahasiswa punya peran dan fungsi sebagai social control (kontrol sosial), agent of change (agen perubahan) dan sebagai penyambung lidah bagi masyarakat.” Ucap Bibi.

Dengan mengangkat topik yang relevan dan melibatkan berbagai elemen masyarakat, diharapkan diskusi ini akan menciptakan momentum untuk merumuskan solusi-solusi yang konstruktif demi peningkatan kondisi buruh di Indonesia. Mahasiswa Merah Universitas Jambi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ambil peran dan berkontribusi dalam upaya mencapai tujuan tersebut.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *