Diskominfo Jambi Ingatkan Media Radio Menggunakan Frekuensi dan Alat Telekomunikasi Sesuai Kebijakan

Diskominfo Jambi Ingatkan Media Radio Menggunakan Frekuensi dan Alat Telekomunikasi Sesuai Kebijakan
Diskominfo Jambi Ingatkan Media Radio Menggunakan Frekuensi dan Alat Telekomunikasi Sesuai Kebijakan. Dok. dradio.id

DRADIO.ID – Kepatuhan dalam penggunaan frekuensi radio adalah elemen kunci dalam menjaga kelancaran dan keamanan komunikasi nirkabel. Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Jambi menyatakan pelanggaran dalam penggunaan frekuensi radio dapat berpotensi menimbulkan gangguan serius pada komunikasi yang vital, seperti layanan darurat dan transportasi udara.

Oleh karena itu, Diskominfo Jambi mengingatkan penting bagi setiap pengguna frekuensi radio untuk memahami dan mematuhi peraturan yang berlaku guna mencegah pelanggaran yang berpotensi menimbulkan sanksi administrasi. Dengan kepatuhan yang kokoh, kita dapat memastikan bahwa spektrum radio yang terbatas digunakan secara efisien dan efektif, menjaga keamanan dan keteraturan dalam berkomunikasi.

Dalam hal ini, Balai Monitor Spekrtum Frekuensi Radio kelas II Jambi menyelenggarakan kegiatan sosialisasi terkait pentingnya kepatuhan dalam mencegah pelanggaran yang dapat menimbulkan sanksi administrasi bagi pengguna frekuensi radio dan alat perangkat telekomunikasi bertempat di Ballroom SwissBell Hotel, Kota Jambi, Jumat (3/5/2024).

Dalam sosialisasi tersebut, terdapat beberapa materi yang disampaikan dan ditegaskan diantaranya mengenai dasar hukum pelaksanaan pengawasan alat dan perangkat telekomunikasi yang dilarang, simulasi penghitungan denda adminisratif pelanggaran ISR (Tidak Berizin) dan simulasi perhitungan denda pelanggaran APT.

Pihak Balai Monitor Spektrum Radio Kelas II Jambi juga menekankan bentuk upaya pencegahan agar tidak terkena sanksi administrasi dan pidana. Langkah pertama, pastikan penggunaan spektrum frekuensi radio yang berizin sesuai peruntukan dan parameter teknisnya. Kedua, pastikan penggunaan dan perdagangan alat, serta perangkat yang bersetifikasi dan sesuai dengan standar teknis. Terakhir, jangan ragu dan takut untuk bertanya terkait ketentuan dan regulasi penggunaan spektrum frekuensi radio dan alat perangkat telekomunikasi.

“Cara mudah aman dari sanksi adminisratif 4S Bapak Ibu, yaitu pastikan perangkat telekomunikasi ialah perangkat berSERTIFIKASI, memenuhi STANDAR TEKNIS, SESUAI dengan sertifikatnya, STIKER (berlabel) SDPPI,” terang Juliani Sitorus, selaku pemateri dalam kegiatan sosialisasi tersebut.

Dengan demikian, kesadaran akan pentingnya kepatuhan dalam penggunaan frekuensi radio menjadi semakin ditekankan. Sosialisasi yang diselenggarakan oleh Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio kelas II Jambi ini merupakan langkah positif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan konsekuensi dari pelanggaran tersebut.

Dengan mematuhi peraturan yang berlaku dan mengikuti langkah-langkah pencegahan yang disampaikan, para media radio diharapkan mampu menjaga kelancaran serta keamanan komunikasi nirkabel, sehingga spektrum radio yang terbatas dapat dimanfaatkan secara efisien dan efektif.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *