BNNP Apresiasi Atas Pengungkapan Narkotika Oleh Ditresnarkoba Polda Jambi

BNNP Apresiasi Atas Pengungkapan Narkotika Oleh Ditresnarkoba Polda Jambi
Wisnu Handoko, Kepala BNNP Jambi. Foto: Muhammad Hair/dradio.id

DRADIO.IDBadan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi apresiasi atas pengungkapan kasus peredaran Narkotika oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi.

Hal ini disampaikan melalui kegiatan pemusnahan sitaan barang bukti narkotika bertempat di lapangan hitam Mapolda Jambi, Kamis (28/3/2024).

Rincian barang bukti narkotika tersebut, diantaranya sabu seberat 20,7 Kg, pil ekstasi sebanyak 10.320 butir dan tablet yang mengandung methamphetamin berjumlah 510 butir.

Proses pemusnahan barang bukti narkotika.

Kepala BNNP Jambi, Wisnu Handoko menyampaikan pemusnahan ini merupakan sebuah tanda prestasi oleh Ditresnarkoba Polda Jambi dalam mengungkap dan memberantas kasus narkotika di wilayah provinsi Jambi.

“Kami selaku Badan Nasional Narkotika Provinsi Jambi berkomitmen bersama-sama dengan Polda Jambi, bersama-sama dengan perintah pemerintah provinsi Jambi untuk sepakat memerangi narkoba sampai ke akar-akarnya,” ungkapnya.

Menurut Wisnu, menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri atau lebaran kemungkinan akan terjadinya peningkatan kasus narkotika yang cukup signifikan.

Ia menyebut bahwa fenomena tersebut telah dibuktikan oleh banyaknya kasus narkotika yang ditangani dari pihak Ditresnarkoba Polda Jambi.

“Tentunya kami mengharapakan bantuan dan komitmen kepada seluruh lapisan masyarakat, seluruh komponen masyarakat, seluruh stakeholder untuk bersama-sama kita mencegah (peredaran narkotika),” tutur Wisnu.

“Minimal kita bersama-sam untuk menolak, jangan sampai pesan lagi. Karena masih ada sedikit masyarakat di provinsi Jambi yang memesan narkoba, sehingga tentu barang itu akan terus di kirim ke Jambi,” lanjutnya.

Tindakan dan upaya dalam menciptakan lingkungan yang bebas narkoba bukan hanya dilakukan oleh petugas, namun masyarakat juga harus berperan aktif dalam menolak segala kemungkinan dan celah dari peredaran narkotika.

“Harapan kami termasuk Polda Jambi juga bersama-sama dengan provinsi Jambi untuk menghimbau kepada masyarakat, mari bersama-sama kita memerangi narkoba,” tutup Wisnu Handoko selaku Kepala BNNP Jambi.

Dalam pemusnahan narkoba, prosesnya dilakukan dengan pembakaran seluruh sitaan barang bukti narkotika. Pembakaran dilakukan menggunakan mobil khusus yang memiliki alat yang membakar barang haram tersebut.

Kemudian, barang akan lenyap saat proses pembakaran langsung dan akan mengeluarkan asap sebagai tanda proses pemusnahan berjalan sesuai dengan standar yang diharapkan.

Alat pembakar untuk memusnahkan narkotika.

Alat pembakar tersebut juga merupakan salah satu fasilitas yang dimiliki oleh pihak BNNP Jambi. Serta, tujuan dilakukan pemusnahan ini agar barang bukti sitaan narkotika tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

( Mh ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *