UNJA Buka Suara Terkait Program Magang Ferienjob di Jerman

UNJA Buka Suara Terkait Program Magang Ferienjob di Jerman
UNJA Buka Suara Terkait Program Magang Ferienjob di Jerman.

DRADIO.ID – Menyikapi perkembangan pemberitaan terkait program magang internasional Ferienjob di Jerman, Universitas Jambi merilis keterangan resmi untuk memberikan gambaran yang utuh kepada civitas akademika dan masyarakat, Rabu, (27/3/2024).

Kronologi Program Magang Internasional Ferienjob

1. Penawaran Awal: Program ini diawali pada awal 2023 oleh PT. CV-Gen dan PT. Sinar Harapan Baru (SHB), yang difasilitasi oleh Prof. Sihol Situngkir, kepada Universitas Jambi sebagai program internship internasional bagi mahasiswa ke Jerman.

2. Kesepakatan MoU: Pada 9 Juni 2023, Universitas Jambi menindaklanjuti penawaran tersebut dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Universitas Jambi dan PT. SHB tentang penyelenggaraan program internship internasional bagi mahasiswa ke Jerman.

3. Pendaftaran dan Seleksi: Setelah pembukaan pendaftaran, 87 mahasiswa Universitas Jambi memenuhi syarat dan diumumkan sebagai peserta magang ke Jerman.

4. Pelepasan dan Pembekalan: Peserta memperoleh pembekalan tentang kultur dan budaya kerja di Jerman pada 22 September 2023 sebelum berangkat.

5. Pembiayaan dan Penyelidikan: Program ini menggunakan biaya mandiri oleh masing-masing peserta, dengan PT. SHB memberikan dana talangan. Universitas Jambi kemudian melakukan pemantauan daring terhadap para peserta.

6. Pulang dan Sharing Session: Peserta kembali secara bertahap pada Desember 2023. Unja buka suara dengan mengadakan sesi berbagi pengalaman bagi mahasiswa yang telah pulang, kemudian mengkonversi kegiatan magang menjadi program MBKM senilai 20 SKS.

7. Kembali Mahasiswa untuk Pengaduan: Pada 26 Maret 2024, Universitas Jambi mengumpulkan kembali mahasiswa yang telah melaksanakan magang di Jerman untuk mendengarkan keluhan atau aduan. Sebagian mahasiswa melaporkan pengalaman positif, sementara yang lain menghadapi masalah dengan agen atau perusahaan di Jerman.

Tanggapan Universitas Jambi

1. Tindakan Terkait Prof. Sihol Situngkir: Unja buka suara dengan menyatakan bahwa Prof. Sihol Situngkir tidak bertindak sebagai perwakilan Universitas Jambi dalam program ini. Universitas menghormati proses hukum yang berjalan dan akan mengikuti prosedur yang berlaku terkait status Prof. Sihol Situngkir.

2. Investigasi dan Bantuan untuk Mahasiswa: Universitas Jambi akan membentuk tim investigasi lebih lanjut terkait program ini. Mereka juga akan memberikan bantuan dan pendampingan kepada mahasiswa, termasuk membentuk Posko Layanan Pengaduan dan memberikan Trauma Healing.

3. Pemutusan MoU: Rektor Universitas Jambi telah memastikan bahwa tidak akan melanjutkan MoU antara Universitas Jambi dan PT. SHB.

Universitas Jambi berkomitmen untuk transparan dan bertanggung jawab dalam menangani isu ini, dengan fokus pada kepentingan dan kesejahteraan mahasiswa. Mereka juga menegaskan bahwa langkah-langkah selanjutnya akan diambil sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *