Akhiri Aksi Demo, KS BARA Pamit Ke Kapolresta Jambi

Akhiri Aksi Demo, KS BARA Pamit Ke Kapolresta Jambi
Akhiri Aksi Demo, KS BARA Pamit Ke Kapolresta Jambi. Foto: Muhammad Hair/dradio.id

DRADIO.ID – Setelah menginap di lapangan kantor gubernur Jambi selama 3 hari 2 malam, para sopir angkutan batu bara memutuskan untuk menghentikan aksi demo terkait operasional angkutan batu bara, Rabu (24 Januari 2024).

Sebelum memutuskan untuk mengkahiri aksi demo, para sopir angkutan batu bara terlebih dahulu menyampaikan aspirasi dan tuntutan mereka untuk dipenuhi. Para sopir meminta agar pemerintah provinsi Jambi dapat memutuskan dua pilihan yang diinginkan para pendemo. Pertama, massa yang hadir menginginkan semua kagiatan pengangkutan batu bara (hauling) ditutup seperti jalur sungai, agar mereka merasa dengan penutupan operasi hauling di Jambi. Kedua, pastinya mereka menginginkan dibukanya kembali operasi angkutan batu bara jalur darat, apabila tidak bisa menutup seluruh operasi angkutan batu bara.

Saat menyampaikan orasi, para sopir mengungkapkan bahwa selama dilarang berpoperasi truk angkutan batu bara akan membuat perputaran ekonomi tersendat. Sehingga, mereka juga menghadirkan pihak-pihak yang terdampak, seperti warung yang menjadi tempat istirahat para sopir dan tukang tambal ban, serta bengkel.

Ketua KS-BARA Jambi Tursiman, menyampaikan bahwa pihaknya beserta korlap telah sepakat untuk menghentikan aksi demo. Ia tidak ingin masyarakat para sopir menderita, karena menginap di lapangan kantor gubernur Jambi yang telah merasakan kehujanan dan kedinginan.

“Kami tidak menginginkan masyarakat semakin menderita. Tadi malam sudah menderita, kehujanan, sehingga kita minta kepada kawan-kawan untuk mengakhiri demo hari ini,” ungkapnya pada awak media.

Menurutnya apa yang menjadi keinginan para sopir truk batu bara telah tersampaikan. Sehingga, hanya menunggu keputusan selanjutnya dari gubernur Jambi, Al Haris.

“Kita juga sudah sampaikan petisi. Kami memantau perkembangan hauling di Jambi,”ungkapnya.

Para sopir yang telah melakukan demo selama tiga hari tersebut, juga mengungkapkan maaf atas tindakan-tindakan anarkis yang dilakukan oleh sebagian sopir angkutan batu bara. Tursiman selaku perwakilan para sopir menyebut bahwa pengrusakan itu hanyalah spontanitas masyarakat saja dan tidak berkaitan dengan KS-Bara.

“Tidak ada kegitan yang saya menyerukan untuk anarkis,” katanya.

Sebelum akhiri aksi demo, Ketua KS-Bara, Tursiman tak gentar dan bakal ke Jakarta surati presiden, Mabes Polri, KPK hingga Kejagung.

Hal ini disampaikannya usai membubarkan dan berpamitan dengan aparat kepolisian yang berjaga di Kantor Gubernur Jambi, Rabu 24 Januari 2024.

Para sopir yang tergabung dalam Komunitas Sopir Batu Bara (KS-BARA) juga berpamitan kepada Kapolresta Jambi Kombes Pol Eko Wahyudi yang telah memberi izin menyampaikan aspirasi dan melakukan pengamanan.

“Pada saat nanti saudara-saudara kembali ke rumah masing-masing, tadi saya lihat masih banyak yang bawa kendaraan tolong hati-hati di jalan, jaga keselamatan masing-masing. Karena, cuaca di kota Jambi nih kadang-kadang siang panas, sore hujan. Mudah-mudahan kita semua dalam keadaan sehat dan dalam lindungan Allah, selamat jalan dan sampaikan salam saya kepada keluarga di rumah,” ucap Kombes Pol Eko Wahyudi saat berpamitan kepada para sopir angkutan batu bara.

( Mh ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *