Gubernur Jambi Turun Langsung Meninjau Kondisi Kerinci – Sungai Penuh Akibat Bencana Banjir dan Longsor

Gubernur Jambi Turun Langsung Meninjau Kondisi Kerinci – Sungai Penuh Akibat Bencana Banjir dan Longsor
Gubernur Jambi, Al Haris. Source: Instagram/Diskominfojambi

DRADIO.ID Gubernur Jambi Al Haris lakukan kunjungan dan tinjauan ke Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh untuk melihat keadaan akibat dilanda bencana banjir dan longsor, Selasa (2/1/2024).

Bencana banjir dan longsor yang dialami penduduk Kabupaten kerinci dan Kota Sungai Penuh telah terjadi beberapa hari yang lalu pada awal tahun 2024. Bencana tersebut diakibatkan karena curah hujan yang turun begitu deras pada malam perayaan tahun baru 2024. Serta meluapnya air sungai Batang Merao juga menjadi penyebab terjadinya banjir.

Pada wilayah kabupaten Kerinci, bencana banjir menggenangi beberapa titik, seperti Kecamatan Gunung Kerinci, Siulak, Siulak Mukai, Air Hangat, Air Hangat Barat, dan Depati Tujuh.

sementara di wilayah Kota Sungai Penuh, banjir menggenangi pada kawasan kecamatan Hamparan Rawang, Koto Baru, dan Tanah Kampung.

Dilaporkan, bahwa terdapat 932 rumah warga yang tergenang banjir. Terhitung sebanyak 2.942 jiwa yang berasal dari 1.138 KK mengungsi ke tempat yang lebih aman yang tidak terkena banjir. Tempat yang menjadi pengungsian seperti rumah keluarga warga yang aman, sekolah-sekolah dan fasilitas-fasilitas umum lainnya yang tidak terkena banjir.

Salah satu dampat yang diakibatkan banjir adalah ambruknya sebuah jembatan di kecamatan Tamiai, Kerinci. Ambruknya jembatan tersebut membuat arus lalu lintas Bangko – Kerinci terhambat.

Gubernur Jambi Turun Langsung Meninjau Kondisi Kerinci – Sungai Penuh Akibat Bencana Banjir dan Longsor

Gubernur Jambi Al Haris dengan sigap dan cepat tanggap dengan turun langsung untuk melihat kondisi jembatan yang terputus tersebut. Ia pun langsung memberi instruksi untuk membangun jembatan darurat, agar dapat memulihkan kembali aru lalu lintas yang terputus.

“Saat ini saya bersama Bupati Kerinci melihat langsung kondisi jembatan putus di Tamiai. Dan beberapa hari terakhir ini, Kerinci dan Sungai Penuh luas bencana banjir dan longsor. Kita berharap supaya arus lalu lintas Kerinci Jambi lancar semuanya, makanya kita percepat prosesnya,” ucapnya.

Dalam melakukan peninjauannya, Al Haris didampingi oleh Pj. Bupati Kerinci yakni Asraf.

“Nanti kita minta bantuan PLTA (Kerinci) untuk mempercepat membuat sementara waktu (jembatan) darurat. Agar arus lalu lintas baik nantinya menuju arah Bangko dari Jambi tentunya,” tegas Al Haris.

Al Haris mengungkapkan bahwa upaya tersebut dilakukan demi kebaikan masyarakat Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Terutama untuk menjaga kelancaran pasokan makanan dan Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Yang kedua, kita berharap agar pasokan makanan tidak terganggu masyarakat disini. Beras, BBM tetap lancar. Ini kita harapkan. Termasuk juga dari Kerinci keluar arah Jambi, Padang dan semuanya agar lancar,” aku Al Haris.

Terakhir, Al Haris berharap kondisi bencana banjir yang menggenangi Kabupaten kerinci cepat surut. Kemudian, untuk ke depannya tidak terjadi hujan dengan intensitas yang tinggi agar permasalahan banjir dapat segera terselesaikan.

( Mh ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *