Mendekati Masa Kampanye, Berikut Pemasangan APK Berdasarkan Hukum dan Aturannya

Alat Peraga Kampanye dari beberapa calon legislatif. Foto: dradio.id/Muhammad Hair

DRADIO.ID – Pemilu 2024 semakin dekat dan sejumlah baliho dari para caleg (calon legislatif) dan capres (calon presiden) pun sudah bertebaran. Namun, pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) saat ini tidak boleh ada ajakan mencoblos dan memilih, karena belum memasuki masa kampanye. Para caleg dan capres hanya diperbolehkan sosialisasi kepada masyarakat agar mereka dapat dikenal oleh masyarakat.

Masa kampanye akan dilaksanakan pada 28 November 2023 – 10 Februari 2024. Pada masa tersebut para caleg dan capres diperbolehkan dalam mengajak mencoblos dan memilih sebagai upaya yang bertujuan untuk memengaruhi proses pengambilan keputusan para pemilih dan kampanye politik.

Namun para caleg juga harus sangat diperhatikan bagaimana dia meletakkan poster tersebut. Jangan sampai poster atau baliho yang dipasang, menganggu masyarakat, serta merusak dan memperburuk lingkungan.

Berdasarkan Pasal 71 Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 15 Tahun 2023 tentang Kampanye Pemilihan Umum, mengatur bahwa Alat Peraga Kampanye Pemilu dilarang dipasang pada tempat umum, diantaranya tempat ibadah, rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan, tempat pendidikan meliputi gedung dan/atau halaman sekolah dan/atau perguruan tinggi, gedung milik pemerintah, fasilitas milik pemerintah, fasilitas tertentu milik pemerintah, dan fasilitas lainnya yang dapat mengganggu ketertiban umum.

( Mh ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *