JUNI MULAI PASANG BALEHO, CE DENGAN RATU KAH?

Dradio.id, JAMBI – Ketua DPD I Partai Golkar Jambi H Cek Endra disebut sebut sudah hampir final berpasangan dengan Ratu Munawaroh di Pilgub Jambi, 9 Desember mendatang. Namun, sampai Kamis (28/5) kemarin, belum ada satupun terlihat baliho atau spanduk  pasangan ini terpasang di Kota Jambi dan kabupaten kota lainnya.

Berbeda dengan para kandidat lain, yang sudah jor-joran menebar alat peraga sosialisasi (APS) berbentuk baliho yang terpajang di sejumlah titik di Provinsi Jambi. Seperti Walikota Jambi Sy Fasha yang menggadeng Walikota Sungai Penuh Asafri Jaya Bakri (AJB). Lalu, Gubernur Jambi Fachrori Umar (FU) menggandeng Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) Safrial.

Bahkan Bupati Merangin, Al Haris, sudah sejak lama memasang APS bergandengan dengan calon pasangannya, mantan Wakil Walikota Jambi Abdullah Sani. Gambar tiga pasangan calon tersebut banyak ditemui terpasang di sejumlah sudut kota Jambi.

Memang, gambar atau APS CE dan Ratu Munawaroh sudah banyak beredar di dunia maya,  grup grup whatshapp dan media sosial Facebook (FB). Namun gambar pasangan ini belum terlihat terpampang di dunia nyata atau di tengah publik.  Ada yang menilai, CE masih kurang percaya diri (Pede) mengumbar poto berpasangan dengan calon wakilnya di publik.

Menanggapi penomena ini, Sekretaris DPD I Golkar Provinsi Jambi, A Rahman mengatakan setiap kandidat memiliki strategi masing-masing. “Tinggal menunggu momentum dan timingnya saja,” katanya. 

Menurut politisi yang akrab disapa Cemen ini, baliho CE dan pasangannya saat ini masih dirapikan dan dikonsolidasikan terlebih dahulu. “Insya Allah Juni sudah terpasang,” sebutnya.

Soal siapa pasangan CE maju di hajatan paling bergengsi di Provinsi Jambi nanti, Cemen tak menampik jika CE akan berduet dengan politisi PAN Ratu Munawaroh. “Sinyal-sinyalnya sudah ada, tinggal menunggu timingnya saja,” tandasnya.

Sementara itu Pengamat politik dari Universitas Jambi (Unja), Navarin Karim menilai, belum terpasangnya APS CE-Ratu tersebut lantaran ada sesuatu (kesepakatan) yang belum deal ataun tuntas antara keduanya. “Belum putus. Menurut saya, Ratu ingin nomor satu (Cagub). Saya membaca penomenanya seperti itu. Itu dugaan kuat saya,” katanya.

Menurut Navarin, partai pun menghendaki kadernya maju nomor satu. Apalagi Golkar dan PAN sama-sama memiliki 7 kursi di DPRD Provinsi Jambi. “Kalau mereka sudah mantap, tentu tidak mungkin kandidat lain sudah pasang baliho, mereka (CE-Ratu) belum. Ada apa? Itu menandakan masih terjadi tarik menarik soal nomor satu dan dua itu,” sebutnya.

Terkait belum adanya baliho berpasangan CE-Ratu, menurut dosen Fisipol ini, secara teori memang berpengaruh terhadap popularitas dan elektabilitas paslon. Namun pada prakteknya tidak berbanding lurus.

“Tapi ada juga kejadian, seperti di Pilkada Muarojambi lalu. Itu tidak berbanding lurus juga. Seperti Ivan-Dodi yang lebih duluan bersosialisasi, tau-tau di detik akhir muncul Masnah-BBS. Main di ujung, yang lama dilupakan orang. Itu kekalahan yang menyakitkan,” sebutnya.

Sementara itu, salah seorang politisi senior Jambi menduga ada beberapa factor yang menyebabkan belum terpasangnya APS CE dan Ratu yang santer disebut sebut sebagai calon wakilnya. Pertama, kata dia, bisa jadi belum putusnya kesepakatan antara keduanya. ‘’ Ibarat orang mau menikah lah, kalau orang mau berpasangan kan tentu banyak persayaratan yang harus disepakati. Mungkin duet CE-Ratu ini masih ada persyaratan yang belum tuntas. Makanya, keduanya belum siap menyebarkjan APS,’’ jelasnya.

Selain itu, bisa juga ini bagian dari strategi. Karena waktu sosialisasikan masih cukup lama. ‘’ Saya rasa, tidak lama lagi akan terpsanglah baliho duet CE-Ratu. Apalagi kandidat lain sudah banyak menyebar APS dengan pasangannya. Tentu, CE juga tidak mau ketinggalan dengan kandidat lain,’’ katanya. 

Sumber : jambi one

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.