MAJU PILGUB, RATU SAMPAI TANYA KE GURU NGAJI

Dradio.id, JAMBI – Istri mendiang Mantan Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin, Ratu Munawaroh mulai terbuka soal niatnya maju di Pilgub Jambi. Hal ini mempertegas isu yang menyebutkan mantan anggota DPR RI ini bakal turun gelanggang bukan hanya isapan jempol belaka. Bahkan kepastian Ratu Maju tidak terbantahkan lagi.  

Ketika dihubungi Jambione pukul 21.15 Wib tadi malam, Ratu menceritakan panjang lebar kronologis dia memutuskan maju di pesta demokrasi lima tahunan di Jambi. Menurut Ratu,

Sebenarnya sudah sejak lama dia diminta dan ddidorong ikut bertarung di Pilgub Jambi. Namun, awalnya dia menganggap dorongan itu hanya untuk meramaikan sebagai dinamika politik biasa saja. Makanya, dorongan dan permintaan tersebut tidak dia tanggapi serius.

 ‘’ Banyak juga menyampaikan ke mantan staf saya supaya saya maju. Saya tidak mau terjebak dalam dinamika politik yang tidak jelas. Saya tidak mau nama saya dipakai hanya untuk meramaikan pertarungan politik saja. Makanya, saya tampung saja aspirasi tersebut,’’ katanya.

Namun, sampai sekian lama permintaan itu ternyata tidak berhenti. Ratu mengaku mendapatkan saran agar memikirkan permintaan ini dengan serius. “ Tanya sama Jefri.  Dia tahu betul ini. Saya bilang kasih saya waktu. Karena saya harus bicara dengan anak anak dan  keluarga besar. Lalu mohon petunjuk Allah, tanya guru ngaji saya yang juga mendampingin almarhum (Zulkifkli Nurdin)  semasa hidupnya,” ungkap.

Menurut Ratu, dia perlu melakukan semua itu.  Karena semua pekerjaan juga harus mendapatkan ridho Allah SWT. Semua niat juga tidak boleh didasari oleh keinginan yang bukan mengharapkan Ridho Allah SWT. ‘’ Saya Tanya kepada anak anak. Mereka kan sudah tahu bagaimana kerja saya mendampingi almarhum selama ini. Ternyata anak anak dukung. Mereka bilang, itukan untuk kepentingan orang banyak ma, ‘’ kata Ratu.

Lalu, Ratu juga mengaku melakukan komunikasi dengan Hazrin Nurdin. Menurut dia, dari komunikasi tersebut Hazrin Nurdin juga memberikan dukungan dan mendorong dia maju. Setelah semua keluarga mendukung, barulah dia bulatkan tekat maju. “ Karena semua keluarga sudah mendukung dan permintaan dari masyarakat, akhirnya Saya putuskan Bismillah maju,’’ tegasnya.

‘’Ssaya bilang ke orang dekat-dekat, saya minta niatannya harus lillaahitaala. Kita ingin sisa umur bermanfaat. Apa yang sudah dirintis almarhum, saya mengetahui persis, waktu menjadi gubernur. Karena kami sering berdiskusi. Bismillah niatannya baik. Saya di posisi ini diminta, bukan karena ambisi kesana kemari,” katanya.

lalu bagaimana dengan Partai? Menurut Ratu, selain dengan anak anak dan keluarga besar, dia juga sudah komunikasi dengan para petinggi DPP PAN. Diantaranya Ketua Majelis Penasehat PAN Hatta Rajasa dan Ketua Dewan Kehormatan DPP PAN Sutrisno Bachir. Kedua tokoh PAN itu juga mendukung dan mendorong dirinya maju. Bahkan, lanjut Ratu, Hatta Rajasa menyatakan siap turun ke Jambi membantu dirinya kampanye nanti. 

‘’ Keduanyanya juga bilang akan membicarakannya dengan Ketua PAN, Pak Zulkifli Hasan. Saya juga sudah lama kenal dengan pak Zulhas,’’ tambahnya. Selain petinggi PAN di pasat, Ratu juga mengaku sudah melapor kepada H Bakri selaku Ketua DPW PAN Jambi. Menurut dia, tanggapan Bakri cukup baik dan mendorong dia maju.  ‘’ Pak Bakri bilang ya ndak apa apa, bagus lah maju. Untuk urusan PAN beliau bilang ada mekanisme partai yang harus diikuti. Diantaranya survey,’’ jelasnya.

Lalu, maju sebagai Calon gubernur atau wakil Gubernur? “Itu masih dalam tahap pembicaraan dan masih ada waktu untuk melakukan pembicaraan. Kan waktu masih cukup lama, Desember kan. Saat ini kan masih ada pandemic covid-19. Nanti akan dibicarakan dan didiskusikan,” jawabnya.

Kemudian, ketika ditanya soal dinamika di PAN yang sampai saat ini masih mengusung H Bakri sebagai nomor satu, Ratu mengaku tidak tahu bagaimana perkembangan dan dinamika di PAN Jambi. Yang jelas dia mengaku sudah komunikasi dengan Bakri. ‘’ Kalau soal itu (Jambi) saya tidak tahu. Saya kan di Jakarta,’’ ujarnya.

Terakhir, ketika ditanya soal wacana Duet dirinya dengan Cek Endra yang santer akhir akhir ini, Ratu mengaku belum bisa memutuskan. Diakuinya, wacana itu memang cukup kuat dan sampai ke dirinya. Bahkan diskusi diskusi atau pembicaraan soal itu dengan orang dekatnya sudah berjalan.

Namun, lanjut Ratu, selain dengan CE, dia juga melakukan komunikasi dengan kandidat kandidat dan partai lain, selain PAN. ‘’ Yang menghubungi saya dan orang orang dekat saya banyak kok. Kita lihat saja bagaimana perkembangannya. Kan semua bisa dibicarakan. Masih cukup banyak waktu kok sebelum memutuskan,’’ pungkasnya.

sumber : jambi one

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *