ADRI MUNDUR, CE : BIASA AJA

Dori melanjutkan, jika tim pemenangan jitu menciptakan strategi, tentu bisa mengambil ceruk pemilih di semua lini. Baik pemilih pemula, sosiologis, psikologis dan rasional. Artinya Tim kampanye bertugas untuk memenangkan persepsi dan opini publik keatas pencalonan kandidat mereka.  Tidak berlebihan jika pilgub 2020 di Jambi belajar dari kemengan Barack Obama pada tahun 2009. Yaitu menguasai opini publik, bahwa pemimpin itu membangun kepercayaan, optimisme, menyatukan semua kelompok dan mampu menjadi commander in chief di semua keadaan.

“Pergerakan maju ini diakibatkan oleh saudara sekalian. Bergerak maju karena anda mengafirmasi kembali semangat menag atas perang,” katanya mengutip Pidato Kemengan Barack Obama.

Pengamat Politik dari Unja lainnya, Mochammad Farisi mengatakan, dengan mundurnya tim inti di pemenangan akan menjadi ancaman serius bagi kandidat Cek Endra. “Ini akan menjadi ancaman bagi kandidat. Karena dia tau persis langkah yang akan dimainkan nanti. Apalagi kalau itu sampai dimanfaatkan oleh kandidat lain,” katanya.

Oleh sebab itu, kata Farisi, bagaimana caranya kandidat harus merawat tim yang ada saat ini. Apalagi dengan ditundanya Pilkada, kandidat bisa fokus ke penanganan Covid-19 dengan dikemas sebagian rupa bisa menaikan popularitas dan mengevaluasi tim pemenangan.

sumber : jambi one

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *