ADRI MUNDUR, CE : BIASA AJA

Seperti diketahui, Direktur Center Cek Endra (CE) Adri SH mundur dari jabatan yang diembannya. Kabarnya, salah satu penyebab mundurnya sosok yang akrab disapa Panglima Anjali itu adalah imbas dari rilis hasil survei Indo Barometer pekan lalu. Dalam surve tersebut, Cek Endra hanya mendapat 4,6 persen di Kota Jambi. Padahal, Bupati Sarolangun itu punya tiga posko pemenangan di kota berjuluk Tanah Pilih Psako Betuah ini.

Masih menurut informasi, CE kecewa dan mempertanyakan kinerja timsesnya di Kota Jambi. Sebab, angka yang diraihnya sangat jauh dibawah Fachrori dan Fasha. Dalam survey itu, di Kota Jambi Fachrori  diangka 26,2 persen sementara Fasha 56,9 persen. CE hanya unggul dari Al haris yang meraih 1,5 persen. 

Adri SH sendiri membenarkan dirinya mundur sebagai Direktur Center Cek Endra. Menurut dia, keputusan tersebut sudah disampaikannya secara tertulis per tanggal 11 April (Sabtu) kemarin. “Sudah saya sampaikan secara tertulis surat pengunduran diri. Tanggal 11 kemarin,” katanya.

Menurut Adri, selaku Direktur Center dirinya bertanggung jawab atas hasil survei yang dirilis Indo Barometer belum lama ini. Ia juga mengaku gagal mendongkrak suara CE di Kota Jambi. “Secara ksatria saya menyatakan mundur. Saya bertanggung jawab atas hasil tersebut. Dan saya merasa gagal. Karena selama satu tahun ini tidak mampu mendongkrak suara CE di Kota Jambi,” jelasnya.

Setelah mundur, Adri mengaku akan fokus mengurus organisasi yang ia pimpin, yakni selaku Ketua MPW Pemuda Pancasila Provinsi Jambi. “Saya fokus organisasi dulu dan beberapa pekerjaan yang belum selesai. Dan juga soal kemanusiaan terkait virus corona,” katanya.

Apakah akan merapat ke kandidat lain? Adri mengaku belum memikirkan hal itu. Menurutnya Pilkada masih cukup lama. Dia kembali menegaskan sementara ini akan fokus mengurus organisasi dan pekerjaan yang sempat tertunda.

artikel asli jambi one klik sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *