FASHA : SIRAM SAJA KALAU MASIH BANDEL

Dradio.id, JAMBI – Beberapa malam belakangan ini, pemberlakuan Jam Malam sudah mulai diterapkan di Pemkot Jambi. Dalam aturan Jam Malam tersebut, masyarkat , pelaku usaha, dan lainnya sudah tidak ada lagi yang beraktivitas dan keluyuran di jalanan pada pukul 21.00 hingga 04.00 dini hari.

Pemberlakukan Jam malam ini merupakan salah satu upaya Pemkot Jambi untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona yang tengah manjadi pandemi di seluruh daerah.

Untuk memastikan Jam Malam berjalan sesuai harapan, Wali Kota Jambi, Syarif Fasha beserta personel gabungan TNI-Polri, Satpol PP, Damkar, tim medis dan lainnya, melakukan sidak di sejumlah titik, Kamis (2/4) malam lalu.

Rombongan Walikota Syarif Fasha berangkat dari Posko Gugus Tugas Covid 19 Kota Jambi, mengarah ke kawasan Kotabaru. Sepanjang jalan Pangeran Hidayat, Kecamatan Kotabaru masih terlihat beberapa penjual nasi uduk dan makanan lain membuka dagangannya hingga pukul 22.00. Mereka pun diingatkan agar segera tutup.

Kemudian, rombongan Walikota menyisir kawasan Tugu Keris Siginjai. Tepat di Taman Pedestrian Jomblo, Fasha terpaksa membubarkan kerumunan pemuda yang asyik nongkrong.

“Kamu ngapain di sini? Mau terjangkit virus. Pulang kalian. Di rumah saja, bantu kami untuk mencegah penyebaran virus ini,” kata Fasha ke sejumlah pemuda tersebut, yang kemudian membubarkan diri.

Selanjutnya, rombongan bergerak ke kawasan Beringin, Kelurahan Thehok. Di sana , rombongan kembali menemukan satu warung nasi uduk yang masih terlihat ramai. Lalu, Fasha juga meminta agar warung tersebut segera ditutup. “Ini kenapa masih buka. Tidak tahu ada imbauan ya? Sudah, nanti setelah pelanggan siap makan langsung tutup. Juga kepada pembeli agar dirumah saja, jika sudah jam 21.00,” jelas Fasha.

Kerumunan pemuda juga terlihat dibubarkan di tongkrongan bandrek, di depan Kantor Dinsos Kota Jambi. Beberapa pemuda yang tadi tengah asyik menyeruput minuman, tiba-tiba langsung kelabakan ketika dihampiri. “Kalian jangan lagi kumpul-kumpul ya, langsung pulang,” ujar seorang petugas.

Usai melakukan sidak di sejumlah kawasan, Syarif Fasha menegaskan, jika masih ada warga yang membandel tak mengikuti aturan Jam Malam, maka ia mempersilahkan petugas untuk menyiramnya.

“Hasil patrol, 80 persen sudah mematuhi. Jika masih ada yang tidak mengindahkan akan dilakukan tindakan egas. Ada didampingi mobil damkar, upayanya paling kita siram nanti,” pungkasnya. 

sumber : jambi one

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *