MINIM PENYULUH, BKKBN JAMBI USULKAN DAK KE DPR-RI

Dradio.id, Jambi – Minimnya tenaga penyuluh KB yang dimiliki BKKBN dirasa akan sedikit mengganggu jalannya program Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana  ( banggakecana ), hal ini disampaikan oleh Kepala Perwakilan BKKBN provinsi Jambi, Mukhtar Bakti, saat mengikuti pertemuan dengan anggota komisi IX DPR-RI fraksi partai golkar Saniatul Lativa pada senin (2/3) pagi di rumah dinas gubernur Jambi.

Dalam pertemuan tersebut, Mukhtar yang didampingi oleh kabid KS/PK, kabid diaduk dan plt sekretaris badan menyebutkan saat ini memiliki sebanyak 362 penyuluh Keluarga Berencana (KB) yang tersebar di kabupaten/kota di Provinsi Jambi. Jumlah tersebut, ternyata masih belum memenuhi kebutuhan. Saat ini  satu penyuluh lapangan yang tersebar di kabupaten/kota Provinsi Jambi, membina satu kecamatan. Seharusnya, menurut Standar Pelayanan Minimal (SPM), 1 penyuluh KB membina dua desa. 

“Sementara saat ini desa dan kelurahan yang ada di Provinsi Jambi sebanyak 1.564,” katanya. Padahal, idealnya penyuluh lapangan sebanyak 782 orang, jika melihat dari SPM yang ada. 

 “Sementara, penyuluh lapangan kita hanya 362 orang. Artinya masih kekurangan,” tambahnya.

Untuk itu dirinya mengusulkan kedepan, agar ada dana alokasi khusus (DAK) untuk membantu dan menambah jumlah penyuluh kb di Provinsi Jambi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *