INGIN GUGURKAN KANDUNGAN, IBU HAMIL MUDA GANTUNG DIRI

Dradio, MUARA BUNGO – Entah apa yang ada dibenak Lilis Suryani (29) warga Kecamatan Pelepat, hingga nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di kebun karet. Padahal, ia tengah dalam kondisi mengadung 2 bulan.

Sebelum ditemukan tewas pada Senin (17/2) sekira pukul 09.00 kemarin, Lilis diketahui berpamitan dengan anaknya dengan alasan ingin buang air besar di sungai yang tak jauh dari pondok kebun miliknya. Saat itu Andi Saputra, suaminya masih tidur.

Usai bangun, Andi pun bertanya kepada anaknya keberadaan istrinya, Lilis. Anaknya pun menjawab kalau ibunya pergi ke sungai untuk buang air besar. Tak lama, Andi pun menyusul ke sungai. Namun tidak menemukan keberadaan Lilis.

Andi pun kembali ke pondok, dan berpamitan kepada anaknya, bahwa akan mencari Lilis ke dusun. Namun, sebelum sampai ke Dusun Dwi Karya Bhakti, Andi mennyisir seputaran sungai.

Ia pun terkejut ketika dari kejauhan melihat Lilis dalam posisi tergantung di salah satu pohon karet. Sontak saja, Andi berteriak dan segera menurunkan Lilis untuk dibawa ke pondok. Ia pun meminta bantuan warga di Dusun Dwi Karya Bhakti. Naas Lilis telah meninggal.

Kapolsek Pelepat, AKP Suhendry mengatakan, dari hasil keterangan yang didapat pihaknya, diduga Lilis nekat mengakhiri hidup karena ingin menggugurkan kehamilannya. “Namun tidak dibolehkan oleh suaminya,” singkatnya.

sumber : jambi independent

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *