APARAT DAN ASN TERJARING RAZIA

Dradio.id, JAMBI – Belasan orang yang mengonsumsi inek di tempat hiburan malam Grand Club, terjaring razia Badan Narkotika Nssional Provinsi (BNNP) Jambi, Jumat (15/11) pukul 01.30. Dua di antaranya adalah aparat di Kabupaten Muarojambi, dan Kerinci.

Malam itu, petugas masuk ke dalam Grand Club dan langsung menuju ke salah satu ruang karaoke di lantai dua. Begitu petugas menghidupkan lampu, sontak salah satu pengunjung membuang dompet ke belakang sofa.

Curiga, petugas langsung mengambil dompet tersebut. “Kenapa kau buang dompet,” kata salah satu petugas. Kemudian petugas BNNP Jambi langsung menggeledah pria tersebut.

Petugas menginterogasinya. Hasilnya, dia mengaku bahwa dirinya aparat. Di ruang yang sama, rupanya ada juga PNS. Rupanya dirinya tengah mengkonsumsi inek bersama temannya. “Iya bang, tadi saya pakai satu, patungan sama teman,” katanya, pasrah.

Menurutnya, inek tersebut didapat dari Sofyan dengan harga Rp 350 ribu. Juga berada di ruangan tersebut. Petugas pun langsung menggeledah Sofyan. Di sana petugas juga menemukan kertas klip warna bening.

“Ini apa. Kamu bandar ya,” kata petugas kepada Sofyan. Selanjutnya, petugas pun langsung menggeledah semua barang yang dimiliki Sofyan. Termasuk ponsel. Di situ ditemukan pesan WhatsApp bentuk transaksi narkotika.

“Saya juga dikasih teman pak, tadi dia yang ngantar ke sini,” kata Sofyan. Lanjutnya, ada lima inek yang telah dikonsumsi oleh pengunjung karoke yang didapat darinya. “Saya dapat dari Edi pak, saya hanya menghantarkan saja,” tambahnya.

Terbukti menggunakan inek, semua pengunjung di ruangan karaoke langsung dibawa petugas ke BNNK Jambi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Setidaknya ada 13 orang yang terdiri dari 5 orang pria dan 8 orang wanita yang diamankan petugas dari ruang karaoke tersebut.

Hal ini dibenarkan oleh Kanit Pemberantasan BNNP Jambi, Ipda Rico Saputra. “Iya kali ini ada belasan orang yang kita amankan, ada juga satu anggota polisi dan satu PNS kejaksaan Muarojambi,” kata dia.

Sebelumnya, petugas menyisir ke salah satu hiburan malam HangOut. Namun di sana petugas tak menemukan barang tak diinginkan. “Pemeriksaan sementara mereka telah memakai 5 inek yang dibagi-bagi, sayang telah habis dikonsumsi. Barang bukti belum kita temukan,” tambahnya.

Selanjutnya, mereka dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di BNNK Jambi guna dilakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang lebih besar lagi. Setelah dites urin, kelima pria itu hasilnya positif mengonsumsi narkotika. 

sumber : jambi independent

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *