FASHA WARNING LURAH

Dradio.id, JAMBI – Dana kelurahan yang mulai digelontorkan pemerintah pusat sejak Januari 2019, harusnya digunakan untuk menunjang pertumbuhan maupun perkembangan kelurahan. Hanya saja, beberapa kelurahan dalam hal ini lurah, kedapatan tidak menggunakan dana kelurahan sebagaimana mestinya.

Khususnya di Kota Jambi, Wali Kota Jambi, Syarif Fasha kecewa dengan sikap segelintir lurah di Kota Jambi. Pasalnya, bukannya menggunakan dana tersebut untuk kepentingan pembangunan di suatu kelurahan, melainkan malah membeli baju pemadam kebakaran untuk ketua RT.

“Ya ada temuan dan sudah saya tegur. Tugas pemadaman ini kan sejatinya bukan tugas RT. Pelatihan boleh, tapi tidak harus sampai bantuan pakaian yang diberikan,” tegas Fasha, dan enggan menyebutkan secara rinci kelurahan mana yang dimaksud.

Disinggung terkait sanksinya, Fasha menjawab belum ada sanksi yang diberikan. Pihaknya hanya memberikan teguran. Dia mengingatkan agar para lurah di Kota Jambi menggunakan dan menyalurkan dana ini sesuai juknis yang sudah dibuat.

“Pada intinya jangan membuat atau membelanjakan dana ini untuk hal yang bukan tupoksi dari pada masyarakat dan kelurahan. Serta terkesan hanya ingin membelanjakan saja,” singgung Fasha.

Lanjutnya, masih banyak yang perlu dibenahi di tiap kelurahan. Seperti di antaranya penguatan lembaga, sektor UMKM dan perekonomian, pengelolaan samapah, pembangunan fisik yang tak tersentuh pemerintah dan lainnya.

“Harusnya dengan dana seminim itu bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin.” singkatnya. Bahkan, dikatakan Fasha Senin (30/9) kemarin, ia akan mengumpulkan para lurah pada malam hari untuk mebahas atau mengevaluasi terkait pemakaian dana kelurahan.

Sebelumnya, Fasha juga sempat menyinggung penggunaan dana kelurahan di Kota Jambi, saat ia memberikan sambutan atas raihan Opini WTP terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Jambi tahun 2018. “Kalau memang kalian (lurah, red) tidak bisa atau tidak mengerti cara penggunaan dana kelurahan, sana belajar sama kades,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *