HARI INI DIPREDIKSI HUJAN LOKAL

Dradio.id, Jambi – Kondisi udara di Provinsi Jambi, beberapa hari ini kian memburuk. Asap tebal dengan kualitas udara sangat berbahaya, dinilai akan sangat mengganggu kesehatan masyarakat, khususnya para pelajar. Akibatnya Pemprov Jambi, dalam hal ini Dinas Pendidikan Provinsi Jambi kembali mengambil kebijakan meliburkan siswa SMA/SMK di Provinsi Jambi.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Agus Herianto mengatakan, akibat memburuknya udara di Provinsi Jambi berdasarkan perhitungan AQMS Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi, telah diambil keputusan meliburkan siswa SMA/SMK/SLB 23-24 September bagi wilayah yang terdampak parahnya asap.

“Satuan Pendidikan SMA/SMK/SLB kota dan kabupaten se Provinsi Jambi diliburkan pada Senin dan Selasa, 23-24 September 2019,” ujarnya. Selain itu juga diinstruksikan agar guru memberikan tugas selama diliburkan. Sementara untuk guru dan pegawai tata usaha, disebutkannya tetap masuk bekerja.

“Perlu juga disampaikan bahwa sekolah di bawah naungan Kemenag juga menyesuaikan,” katanya. Selain itu, pada kebijakan baru ini guru dan tenaga kependidikan yang berada dalam kondisi hamil, tetap diberi dispensasi.

“Namun untuk guru dan tenaga pendidik lainnya selain kondisi hamil, tetap masuk,” katanya. Sementara itu, berdasarkan prediksi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Jambi, bahwa akan ada hujan di Provinsi Jambi hari ini. Kepala BMKG Stasiun I Jambi, Addi Setiadi mengatakan kondisi cuaca pada Minggu (22/9), masih berasap dengan kelembaban berada di 40-85 derajat celcius. Angin berupa angin tenggara.

Sedangkan prakiraan pada Senin (23/9) ini, Jambi akan mengalami hujan lokal dimulai waktu siang hingga malam. “Akan terjadi hujan lokal, rata-rata malam hari. Untuk di Sarolangun diprediksi hujan petir. Sedangkan Sungai Penuh hujan ringan. Untuk suhu berada di 23 hingga 33 derajat celcius dengan kelembaban 55-90 persen, dan angin 10 km/jam Timur Laut,” tandasnya.

Tak hanya itu, Pemkot Jambi juga meliburkan sekolah tingkat TK/PAUD, SD, SMP negeri/swasta dan sederajat. “Libur mulai 23 sampai 25 September,” kata Kabag Humas dan Jubir Pemkot Jambi, Abubakar.

Dia juga mengatakan, selama libur, guru tetap memberikan tugas kepada siswanya agar tetap dapat belajar di rumah. Setelah waktu libur yang ditetapkan, KBM berjalan sebagaimana biasanya sambil menunggu keputusan berikutnya.

Sekolah juga diminta aktif memantau kondisi udara melalui data realtime AQMS / DLHD Kota Jambi, yang direlease Dinas Pendidikan Kota Jambi dan Humas Pemkot Jambi.

“Orangtua siswa yang menggunakan ponsel dengan aplikasi WhatApp dihimbau membuat group WA antar orangtua siswa dan sekolah, agar informasi terkoneksi dengan baik dan dapat diterima lebih cepat,” imbaunya. 

sumber : jambi independent

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *