PROTES, SOPIR DUM TRUK DATANGI KANTOR WALIKOTA

Dradio.id, JAMBI – Aksi protes dilakukan oleh para sopir dumptruk, di Tugu Keris Siginjai, Kamis (19/9) pagi. Ini lantaran mereka dilarang mengisi solar di SPBU dalam Kota Jambi.

Para sopir ini melakukan aksi dengan memakirkan mobil mereka di seputaran tugu. Mereka berharap perhatian dari Pemkot Jambi. “Hari ini (kemarin, red), kami enggak demo. Cuma ngumpul saja sebab kami enggak bisa bekerja. Karena kami para sopir dilarang mengisi solar di SPBU. Itu pun yang boleh mengisi hanya mobil batubara saja, kalo mobil kami ini kan hanya mengangkat tanah dan bahan material seperti batubata, semen, pasir, dan lain-lain,” kata salah seorang sopir.

Menurutnya, mereka belum menggelar aksi karena belum ada izin dari kepolisian. “Kami ke sini pun hanya sisa-sisa solar yang ada dalam mobil,” komentar sopir dumptruck lainnya.

Mereka berencana akan menggelar aksi di gedung DPRD Kota Jambi, supaya bisa menemukan titik terang dari masalah ini. “Kami ini kan nggak  bisa ngisi bensin di pom. Mobil batubara yang baknyo tinggi besar dari ini boleh ha… Baru 2 hari peraturan ini, sudah 2 hari ini saya nggak bisa ngisi minyak kami dak kerjo,” kata Zaki, salah satu sopir.

Menurutnya, dengan kondisi ini mereka merasa dianaktirikan. “Asal mobil dum dak bisa ngisi minyak, tapi mobil tinggi bak kayu boleh isi minyak, mereka-mereka ni mau narik kayak mano nak ngisi minyak, alasannya orang ne dilarang,” jawab Edi, sopir lainnya.

Mereka berharap, Pemkot Jambi menyelesaikan masalah ini, agar bisa kembali mengisi bahan bakar di SPBU Kota Jambi. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *