18 Rumah Di Tungkal Ilir Ludes Terbakar

Dradio.id, KUALATUNGKAL – Kebakaran hebat terjadi di kawasan padat penduduk di Lorong Kartika dan Lorong Ahmad  RT 13, Kelurahan Tungkal Harapan, Kamis (12/9) sekitar pukul 10.00 wib. Sebanyak 6 unit rumah hangus terbakar, sementara belasan lainnya mengalami rusak berat dan rusak ringan.

Informasi yang diperoleh Jambi Independent, api diduga pertama kali muncul dari rumah salah satu warga bernama Rifai yang berada di lorong kartika.  

Api dengan cepat membesar dan membakar rumah tersebut karena rumah terbuat dari papan dan merembet ke rumah di sekeliling rumah Rifai yang juga terbuat dari papan.

“Api dengan cepat menjalar karena lokasi disini kawasannya padat. Dugaan sementara api berasal dari kompor,” jelas Iswardi, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tanjab Barat.

Dari data yang dihimpun, ada enam rumah yang hangus terbakar dan 12 lainya rusak berat dan rusak ringan.

“Jika di totalkan ada 18 unit rumah yang terdiri dari 18 Kepala Keluarga (KK) dengan total 68 jiwa,” jelasnya.

Dia menambahkan ada 6 unit mobil pemadam yang diturunkan untuk memadamkan api yakni, 5 unit mobil dinas damkar dan 1 unit dari yayasan budi luhur.

“Api berhasil dipadamkan kurang lebih satu jam kemudian. Untuk kerugian belum dapat kita ditaksir, sedangkan korban jiwa dalam musibah ini tidak ada,” imbuhnya.

Selama pemadaman untuk pengamanan Iswardi mengatakan dilakukan oleh Personel Polres Tanjab Barat dan Polsek Tungkal Ilir yang dibantu Personel Kodim 0419/Tanjab dan Personel Koramil 0419-03 Tungkal Ilir, Personil dalmas pol pp kabupaten dan Personel Pol PP, Kecamatan, Tungkal Ilir.

Musibah ini juga langsung mendapat perhatian dari Bupati Tanjab Barat Safrial, usai kejadian dirinya langsung meninjau lokasi kebakaran. “Saya juga himbau warga untuk tetap waspada, dan selalu hati hati untuk beraktifitas sehari hari, memasak atau sebagainya,” tutur bupati.

Bupati juga langsung memerintahkan lurah Dan instansi terkait untuk segera mendata dan menyerahkan bantuan bagi para korban kebakaran. Terkait keluhan akan keterbatasan air dilokasi kebakaran khususnya di kawasan padat penduduk, bupati berjanji akan menganggarkan Hydrant atau sumber air tanah husus untuk pemadam kebakaran dititik titik tertentu.

“Kedepannya kita akan anggarkan hydrant di kawasan padat penduduk untuk antisipasi keterbatasan air,” tegasnya.

SUMBER : Jambi Independent

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *