Dunia Soroti Wafatnya Habibie

Dradio.id, JAKARTA – Kabar meninggalnya Presiden ke-3 Republik Indonesia (RI) Bacharudin Jusuf (BJ) Habibie, tak hanya ramai diberitakan oleh media dalam negeri saja, melainkan media-media asing juga turut meramaikan kabar duka ini.

Presiden yang memimpin Indonesia di masa transisi setelah lengsernya Soeharto ini, wafat di usia 83 tahun pada hari Rabu (11/9/2019) pukul 18.05 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Selatan.

Media negara tetangga, Free Malaysia Today mengangkat laporan singkat atau breaking news, ‘Indonesias ex-president BJ Habibie dies’.

Media Amerika Serikat Washington Post juga mengangkat laporan kepergian Habibie. Disebutkan, keluarga mengatakan Presiden ke-3 Habibie meninggal dunia di usia 83 tahun.

Media milik orang terkaya di dunia Jeff Bezos itu melaporkan bahwa Habibie merupakan sosok yang memperkenalkan reformasi politik.

Media Negeri Paman Sam lainnya, Bloomberg, juga mengangkat laporan bahwa Habibe merupakan presiden yang mampu mengendalikan Indonesia, saat negara mengalami krisis ekonomi di era 1990-an akhir.

“Seorang insinyur aeronautika, Habibie menjadi presiden setelah jatuhnya diktator Soeharto pada 1998. Dia menjabat selama kurang dari 2 tahun dan akan dikenang sebagai sosok, yang mampu menstabilkan mata uang negara selama krisis keuangan,” bunyi laporan Bloomberg.

Media Australia ABC News membuat laporan meninggalnya Habibie. Menukil laporan Associated Press, ABC News menginformasikan bahwa sosok peletak reformasi politik itu meninggal di usia 83 tahun.

Selain itu, beberapa perwakilan negara dunia yang ada di Indonesia pun tak luput mengucapkan belasungkawa atas kepergian Habibie.

Duta Besar Australia untuk Indonesia Gary Quinlan AO dan Duta Besar Denmark Rasmus Abildgaard Kristensen turut menyampaikan duka cita atas berpulangnya Presiden ke-3 RI BJ Habibie, Rabu (11/92/1019).

Ucapan dari masing-masing pihak disampaikan melalui akun Twitter resmi yakni @DubesAustralia @DubesDenmark tak lama setelah BJ Habibie tutup usia.

“Belasungkawa mendalam atas wafatnya mantan Presiden Indonesia Bapak BJ Habibie,” ujar Dubes Quinlan.

Dalam cuitannya, Quinlan mengatakan BJ Habibie dikenang karena keberaniannya dalam membawa Indonesia diera transisi menuju demokrasi. Selain itu semangat serta dorongan inovatifnya dalam mempromosikan teknik dan teknologi di Indonesia tak bisa diabaikan.

“Selamat jalan Bapak BJ Habibie,” ujar Quinlan.

Sementara itu Duta Besar Denmark untuk Indonesia Rasmus Abildgaard Kristensen menyampaikan doa kepada keluarga BJ Habibie.

“Mohon terima belasungkawa tulus saya atas meninggalnya Presiden ke-3 Republik Indonesia Pak BJ Habibie. Pikiran dan doa kami bersama keluarga,” ujar Abildgaard, melalui Twitter.

Kedutaan Besar Inggris serta Duta Besar Inggris untuk RI Owen Jenkins menyampaikan duka cita. Ucapan disampaikan lewat akun media sosial Twitter @UKinIndonesia dan @DubesInggris.

Dalam cuitannya, Kedubes Inggris untuk RI mengaturkan doa untuk keluarga dan bangsa Indonesia.

“Turut berduka cita atas meninggalnya Presiden ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie. Doa kami menyertai keluarga dan seluruh bangsa Indonesia,” cuit Kedubes Inggris.

Ucapan belasungkawa juga datang dari Kedubes Malaysia di Jakarta, Rabu (11/9/2019). Melalui cuitannya, Kedubes Malaysia mendoakan agar almarhum BJ Habibie mendapat rahmat dari Allah SWT.

“Kedutaan Besar Malaysia, Jakarta menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya atas pemergian Mantan Presiden RI Bpk BJ Habibie yang kita semua hormati dan sanjungi. Semoga roh beliau dirahmati Allah SWT. Al Fatihah,” ucap Kedubes Malaysia untuk Indonesia.

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad pun menyampaikan belasungkawa.

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Takziah kepada keluarga serta seluruh warga Indonesia di atas pulangnya ke rahmatullah Bapak BJ Habibie. Sesungguhnya pemergiannya satu kehilangan besar. Semoga Allah mencucuri rahmat ke atas Rohnya. Al Fatihah,” tulis Mahathir di akun Twitter-nya,@chedetofficial, dalam bahasa Melayu.

Bila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, tweet Mahathir itu berbunyi; “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Belasungkawa untuk keluarga dan semua rakyat Indonesia atas pulangnya ke rahmatullah Bapak BJ Habibie. Sesungguhnya, meninggalnya merupakan kehilangan besar. Semoga Tuhan memberkati Roh-Nya. Al Fatihah.”

Habibie dikenal sebagai seorang insinyur yang berpendidikan di Indonesia, Belanda dan Jerman. Dia menghabiskan hampir dua dekade bekerja untuk perusahaan pemmbuat pesawat Jerman Messerschmitt-Boelkow-Blohm, sebelum kembali ke Indonesia pada tahun 1974 untuk membantu memimpin Soeharto untuk mewujudkan industrialisasi ekonomi.

Sebagai presiden, Habibie pernah meminta maaf atas pelanggaran HAM di masa lalu dan menguraikan program reformasi delapan poin untuk membangun masyarakat yang adil, terbuka dan demokratis.

Dia memerintahkan pembebasan tahanan politik, menghapus pembatasan pers dan mereformasi politik untuk memungkinkan pemilihan umum yang bebas.

Dia mencabut larangan berbicara dan mengajar bahasa Mandarin, yang diberlakukan rezim Soeharto selama tiga dekade. Pencabutan larangan itu sebagai bagian dari pelonggaran kebijakan diskriminatif terhadap etnis Tionghoa, yang dilembagakan oleh rezim Soeharto setelah pogrom anti-komunis 1965-1966. Pada 20 Oktober 1999, Habibie mundur dari pemilihan presiden selanjutnya.

Habibie lahir 25 Juni 1936, di kota Parepare Sulawesi Selatan. Dia adalah anak keempat dari delapan bersaudara. Ayahnya adalah pria keturunan asli Sulawesi dan ibunya seorang bangsawan Jawa dari kesultanan Yogyakarta. Istri Habibie, Hasri Ainun Habibie, seorang dokter, meninggal pada tahun 2010.

SUMBER : Jambi Independent

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *