KORUPSI, MANTAN KADES DESA SUNGAI PAPAUH TERSANGKA

KUALA TUNGKAL – Setelah melakukan penyelidikan, tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjab Barat akhirnya menetapkan status tersangka dan melakukan penahanan terhadap Karmani Budi Santoso (45) mantan Kades Desa Sungai Papauh periode 2014-2019, Kamis (5/9) kemarin.

Karmani ditetapkan sebagai tersangka karena diduga melakukan korupsi dan penyimpangan terhadap penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) di Desa Sungai Papauh, Kecamatan Muara Papalik, Kabupaten Tanjab Barat, tahun anggaran 2017-2018. Kerugian pun ditaksir mencapai Rp 256.999.109

Informasi ini seperti yang dikatakan oleh Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi, Lexy Fatharani, Kamis (5/9) kemarin. “Tim penyidik Kejari Tanjab Barat telah menetapkan tersangka dan melakukan penahanan terhadap mantan kades Sungai Papauh, Karmani.” terangnya.

Lanjut Lexy, penahanan terhadap Karmani dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penahanan Kepala Kejari Tanjab Barat Nomor: Print-908/L.5.15/Fd.1/09/2019 tanggal 05 September 2019 atas nama tersangka Karmani Budi Santoso.

Tersangka Karmani, oleh tim penyidik Pidsus Kejari Tanjab Barat disangkakan melanggar pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 atau pasal 3 jo pasal 18 UU No 20/2001 jo UU No 31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Dia dilakukan penahanan untuk mempercepat penyelesaian penyidikan perkara korupsi tersebut. Selain itu dikhawatirkan akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan atau mengulangi tindak pidananya,” jelas Lexy.

Sementara masa penahanan terhadap Karmani dilakukan selama 20 hari. Terhitung mulai Kamis (5/9) kemarin hingga 24 September mendatang dan dititipkan  di Lapas Klas II B Kuala Tungkal. Selain itu, sebelum dilakukan penahanan, kesehatan Karmani terlebih dilakukan pengecekan oleh Dr Arief Budiman.

sumber : jambi independent

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *