IBU BUJUK AKU AGAR MAU DI GAULI AYAH

 Dradio.id, JAMBI – Lagi-lagi, pencabulan terhadap anak di bawah umur terjadi. Pelakunya adalah sang ayah tiri. Tapi kali ini, si pelaku yaitu JP (54) warga Kecamatan Alam Barajo, tega menggagahi anak tirinya berinisial IC (17).

Tak hanya itu, dia bahkan sempat memaksa iparnya sendiri yaitu RS, untuk menyaksikan aksi bejatnya. RS pun tak luput dari pencabulan pelaku. Bahkan, sang ibu mengetahui perbuatan ini.

IC disetubuhi berkali-kali. Awalnya dia diimingi uang Rp 300 ribu. Selain itu IC juga diancam, tak akan mengobati pamannya yang sedang sakit patah tulang.

Tragisnya, aksi ini juga disetujui oleh sang ibu, yaitu IC. Bahkan dia membujuk anak kandungnya itu, agar mau disetubuhi. “Tersangka menjanjikan akan menghidupi dan mencukupi kebutuhan korban dan semua keluarganya. Kalau dia menolak maka keluarganya tak dinafkahi,” kata Kasubdit IV Dirreskrimum Polda Jambi, Kompol Yuyan Priatmaja, Kamis (5/9).

Terakhir, IC disetubuhi oleh JP pada Rabu (4/9) kemarin pukul 05.30 di rumahnya sendiri. RS pun juga disetubuhi oleh JP yang juga dijanjikan akan menghidupi empat orang anaknya.

“Tantenya juga menjadi korban dari tersangka ini. Dari pengakuan korban (IC, red), tersangka juga pernah memperlihatnya dirinya saat sedang menyetubuhi korban di hadapan tantenya,” tambahnya.

Saat itu, IC disetubuhi sejak umur 16 tahun hingga saat ini. Saat itu, tersangka menjanjikan akan menikahi IC.  Namun IC yang mengalami tekanan dalam dirinya, akhirnya menceritakan kejadian tersebut kepada keluarganya yang lain dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polda Jambi untuk mengamankan pelaku. “Dia kita amankan, Rabu (4/9) di rumahnya dan sempat melakukan perlawanan hingga menyebabkan kaca mobil petugas pecah. Karena saat itu dia tak mengaku,” sebut Yuyan.

Diketahui memang keluarga IC ini tidak pernah menginjak atau duduk di bangku sekolah. Sehingga memang harus diperiksa secara perlahan dan profesional. Kasus lainnya, AM warga Kecamatan Jelutung juga terpaksa mendekam di sel tahanan Polda Jambi setelah tega melakukan pencabulan kepada anak tirinya berkali-kali.

April 2017 silam AM mulai melakukan aksi cabulnya. Untungnya, tak sampai ditiduri. Anak tiri AM yang masih duduk di bangku sekolah dasar tak berani berteriak ketika ayahnya memeluk dan mencabulinya. Takut jika ibunya terbangun dan marah. “Tersangka ini timbul hasratnya karena sering tidur bersama korban,” kata Yuyan Priatmaja.

Rupanya AM melakukan aksi bejatnya tak hanya sekali, dirinya mencabuli anak tirinya tersebut hingga April 2019. Sebelum melakukan aksinya, AM juga menontonkan video porno kepada korban.

“Pelaku juga melihatkan film porno pada korban dan di upah dengan uang Rp 5 ribu untuk jajannya,” tambahnya. Kasus ini dapat diketahui setelah keseharian korban tak lagi ceria seperti biasanya. Di sekolah korban lebih banyak murung dan berdiam diri. Hal ini membuat guru di sekolah menjadi curiga. Gurunya pun langsung memberitahukan kepada orang tuanya. “Akhirnya dia cerita,” jelas Yuyan.

Atas kejadian tersebut, orangtua korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke aparat kepolisian untuk menindak kasus tersebut. Senin (5/8) lalu AM langsung diamankan petugas di rumahnya sendiri. “Awasi selalu prilaku anak, berikan perhatian secara khusus terhadap anak anak kita, dan jika ada terjadi sesuatu, maka cepat laporkan ke polisi jangan main hakim sendiri,” imbaunya.

Sementara itu, meski telah berkali-kali melakukan aksi bejatnya kepada anak tirinya tersebut. AM hanya mengaku khilaf. “Saya khilaf bang,” singkatnya. Atas perbuatan tersangka dirinya harus mendekam dibalik jeruji besi karena melanggar pasal 81 dan pasal 82 KUHP UU no 35 tahun 2014 atas perubahan UU RI no 23 tahun 2003 tentang perlindungan anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. 

sumber : jambi independent

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *