REALISASI PBB BELUM SAMPAI 50%

Dradio.id, Jambi – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kota Jambi masih belum maksimal. Hingga pertengahan Agustus 2019 ini baru terealisasi sebesar 40,29 persen dari target Rp 31 miliar.

Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Jambi, Subhi mengatakan, salah satu kendalanya adalah batas tempo yang masih lama yaitu 30 September mendatang. Sehingga kemungkinan wajib pajak masih menunda-nunda untuk melakukan pembayaran.

“Biasanya nanti kalau sudah dekat waktunya akan membludak. Karena kalau tidak akan terkena denda,” ujarnya. Subhi menambahkan, jumlah Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) PBB di Kota Jambi ada sebanyak 248 ribu. Jumlah itu memang belum sepenuhnya terdata.

Oleh karena itu pihaknya akan segera melakukan survey dan pendataan ulang PBB. “Kita akan libatkan para ketua RT untuk pendataan ulang. Nantinya akan merujuk pada PBB perubahan ataupun baru,” tambahnya.

Dikatakannya, kondisi Kota Jambi memang sudah sangat berbeda. Mengingat perumahan dan bangunan lain berdiri sangat pesat. Oleh karena itu perlu adanya pendataan ulang. “Kita tetap optimis target itu tercapai. Posisi sekarang sudah 40,29 persen diangka sekitar Rp 12 miliaran,” ujarnya.

Sosialisasi dan pemberian pemahaman kepada masyarakat tentang kewajiban membayar pajak aktif dilakukan mulai di kecamatan hingga kelurahan. Tujuannya, agar masyarakat bisa taat membayar pajak tersebut. Pihaknya sudah menggandeng beberapa lembaga pembayaran seperti bank, PT POS dan memasang banner tentang pembayaran pajak dan batas waktu penyetoran. Terutama, di wilayah yang warganya banyak menunggak PBB.

Saat ini kata Subhi, bagi wajib pajak bumi dan bangunan Kota Jambi dapat mambayar PBB pada bank-bank atau tempat pembayaran yang telah ditunjuk, seperti Bank Jambi, BTN, Bank Bukopin, Bank OCBC-NISP, BNI, CIMB Niaga Syariah dan loket-loket pembayaran PT Pos Indonesia terdekat dengan tempat tinggal wajib pajak PBB itu. “Cukup menyebutkan NOP-PBB (Nomor Objek Pajak) langsung bisa dibayarkan,” katanya.

sumber : jambi independent

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *